![]() |
Pada awal bulan ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS menunjukkan kemungkinan penjualan rudal SM-2 Block IIIB dan peralatan-peralatan yang bersangkutan senilai 314 juta USD kepada Republik Korea, bersamaan itu meyakinkan Kongres AS mengesahkan kasus perdagangan ini.
Website propaganda Uriminzokkiri dari RDRK menyimpulkan bahwa permufakatan ini merupakan gerak-gerik yang paling baru dalam serangkaian “tindakan provokatif”, bersamaan itu menganggap bahwa rencana ini sedang mengancam perdamaian, kestabilan dan merusak suasana damai di Semenanjung Korea.

