Serdadu Republik Korea dalam latihan perang di Paju (Foto: EPA/VNA)

Dalam editorialnya, Uriminzokkiri menyatakan bahwa latihan-latihan perang Sangyong dan Ulchi Taegeuk yang direncanakan akan dilakukan oleh Tentara Republik Korea merupakan “tantangan yang salah” terhadap harapan akan perdamaian, melangar permufakatan-permufakatan yang dicapai oleh RDRK dan Republik Korea. Uriminzokkiri mengimbau menghentikan semua “aktivitas latihan perang” dan menyatakan bahwa aktivitas ini bisa merusak hubungan antar-Korea.

Republik Korea berencana melakukan latihan perang “Ulchi Taegeuk” pada akhir bulan Mei mendatang alih-alih mengadakan latihan perang gabungan tahunan dengan Amerika Serikat pada musim panas. Penggantian latihan perang gabungan Republik Korea-Amerika Serikat ini bermaksud mendorong upaya-upaya diplomatik bagi masalah denuklirisasi.