Atas nama para pemimpin Partai dan Negara, Sekjen sekaligus Presiden To Lam memberikan Bintang Perlindungan Tanah Air Kelas Pertama kepada pasukan Tentara Artileri-Rudal. Beliau menekankan bahwa dengan pola pikir proaktif dan strategis dalam tugas melindungi tanah air dalam situasi baru, Komisi Militer Pusat dan Kementerian Pertahanan telah memutuskan untuk membentuk Komando Artileri-Rudal berdasarkan Korps Artileri pada Agustus 2025. Ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting, menunjukkan visi baru mengenai pembangunan kekuatan Tentara dalam kondisi baru. Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta:
“Menyempurnakan pengorganisasian pasukan, meningkatkan kapasitas dalam pemberian masukan strategis, dan membangun sistem pertahanan artileri dan rudal dalam sistem pertahanan nasional. Perampingan bertujuan untuk menjadi lebih kuat, cepat, akurat dan efektif. Modernisasi bukan hanya tentang memiliki senjata baru, tetapi juga tentang memiliki personel modern, organisasi modern, komando modern, pelatihan modern, logistik dan teknologi modern, serta metode pertempuran modern".
Pada kesempatan ini, Sekjen sekaligus Presiden To Lam juga meminta Komando Artileri-Rudal untuk terus melakukan penggerakan massa rakyat serta menjalankan kebijakan balas budi dengan lebih baik, berpartisipasi dalam pembangunan basis politik lokal dan menjaga ikatan yang erat dengan masyarakat.
