Setelah pembicaraan antara Sekjen sekaligus Presiden To Lam dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Canberra, kedua pihak mengeluarkan Pernyataan Bersama yang menegaskan fondasi kokoh hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam-Australia. Pernyataan tersebut menegaskan kembali komitmen untuk terus memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan; menyepakati untuk melanjutkan kegiatan pertukaran operasi multilateral; serta meningkatkan kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan.

Para pemimpin kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi serta mendorong pembukaan pasar. Bersamaan dengan pendidikan dan pelatihan, kedua pihak sepakat untuk terus mendorong pertukaran di kalangan pemuda, di bidang budaya, olahraga, dan pariwisata; serta terus memfasilitasi perjalanan, pariwisata, dan kerja sama bisnis antara kedua negara.

Kedua pihak menegaskan pentingnya mempercepat kerja sama dalam transisi energi, perlindungan lingkungan, penanggulangan perubahan iklim, dan pengurangan emisi; pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan dan peningkatan kesadaran mengenai bidang kemaritiman; serta mendorong konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati laut secara berkelanjutan. Kedua pihak juga sepakat memperdalam kerja sama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, transformasi digital, dan inklusi digital.

Para pemimpin kedua negara menegaskan kembali komitmen terhadap kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, sejahtera dan inklusif; menegaskan peran sentral Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) serta pentingnya ASEAN dan berbagai mekanisme regional yang dipimpin oleh ASEAN. Para pemimpin kedua negara juga menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, serta kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut Timur; serta menyelesaikan sengketa di laut secara damai, sesuai dengan hukum internasional.