Menurut MoU tersebut, kedua belah pihak berkoordinasi meneliti tren pasar, mengadakan berbagai program perkenalan pariwisata Vietmam di luar negeri, menghubungkan para pelaku usaha perjalanan, maskapai penerbangan, kantor media dan mitra internasional, sekaligus meningkatkan efisiensi promosi pariwisata di tengah transformasi digital. Nguyen Trung Khanh, Kepala Direktorat Pariwisata Nasional Vietnam, menekankan:
“Kerja sama ini akan membuka peluang bagi VFSGD Global untuk mendekati Vietnam secara mendalam, sebuah destinasi yang kian menarik wisatawan global. Selain itu, kerja sama ini juga memperluas konektivitas dengan ekosistem pariwisata, penerbangan, media dan dunia usaha di Vietnam. Direktorat Pariwisata Nasional Vietnam siap berkoordinasi erat dengan VFS Global dan para mitra terkait untuk melaksanakan komitmen-komitmen kerja sama dalam praktik. Langkah ini akan turut meningkatkan efisiensi promosi pariwisata Vietnam dan memperkuat daya saing tujuan-tujuan wisata Vietnam”.
Sebagai perusahaan yang berkolaborasi dengan 71 pemerintah dan mengoperasikan lebih dari 4.200 pusat di 169 negara dan teritori, VFS Global akan mendampingi industri pariwisata Vietnam dalam menghubungkan pasar dan mempromosikan destinasi. Pada tahun 2026, sektor pariwisata Vietnam menargetkan untuk menyambut sekitar 25 juta wisatawan internasional dan 150 juta wisatawan domestik.
