Mereka adalah warga negara yang menjumpai kesulitan berat dan berhasrat pulang kembali ke Tanah Air, di antaranya ada anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun, para lansia, para pasien, perempuan yang hamil, para biksu-biksuni dan penganut Buddhis yang pulang kembali ke Tanah Air karena padepokan ditutup, para wisatawan yang terjebak, para pekerja yang paspor-nya habis waktu atau kontrak kerjanya habis serta para pelajar yang telah selesai menempuh kuliah.
Setibanya di bandara internasional Da Nang, semua penumpang dan kru telah mendapatkan pengawasan kesehatan dan menjalani isolasi terkonsentrasi menurut peraturan.
