Pada Minggu sore (7 Juni), di Kota Hanoi, setelah upacara penyambutan, kedua PM mengadakan pembicaraan bilateral.
Dalam pembicaraan tersebut, kedua PM menegaskan kembali bahwa kebijakan konsisten kedua Partai dan kedua Negara adalah selalu menghargai dan memberikan prioritas utama terhadap penguatan dan pemupukan hubungan persahabatan yang agung, solidaritas istimewa, kerja sama komprehensif, dan keterkaitan strategis antara Vietnam dan Laos.
Untuk terus mengembangkan hubungan bilateral ke tingkat yang baru, kedua belah pihak sepakat untuk meneruskan kunjungan dan kontak tingkat tinggi serta kunjungan dan kontak lainnya secara efektif; dan melaksanakan kesepakatan tingkat tinggi dan hasil Sidang ke-48 Komite Antar Pemerintah Vietnam-Laos secara serius dan sukses.
Kedua belah pihak sepakat menerapkan solusi secara sinkron guna mencapai nilai perdagangan bilateral sebesar 10 miliar USD pada tahun 2030. Kedua PM sepakat untuk terus meningkatkan efektivitas dan inovasi kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan, sains dan teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen untuk mempromosikan pertukaran budaya, olahraga, dan pariwisata; memperluas kerja sama di bidang pertanian bersih, e-commerce, transformasi digital, dan inovasi kreatif.
Kedua pihak juga membahas situasi regional dan internasional secara intensif dan ekstensif. Mereka sepakat untuk terus berkoordinasi erat dan saling mendukung di forum-forum multilateral, terutama ASEAN, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan berbagai mekanisme kerja sama sub-kawasan sungai Mekong. Kedua PM sepakat untuk berkoordinasi dalam mempertahankan pendirian bersama ASEAN mengenai isu-isu strategis terkait perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan, termasuk isu Laut Timur dan sumber daya air Sungai Mekong. Setelah pembicaraan, kedua PM menyaksikan upacara serah terima dokumen kerja sama antara berbagai kementerian dan instansi kedua negara.
