Lokakarya tersebut (Foto: Duc Dung / Bnews / VNA)

Para peserta lokakarya tersebut menganggap bahwa dalam waktu kira-kira 3 tahun, pekerjaan membantu pendidikan kejuruan dan penciptaan lapangan kerja untuk kaum disabilitas menghadapi banyak kesulitan. Para peserta meminta kepada Pemerintah supaya terus mempelajari dan menyempurnakan sistem perundang-undangan mengenai kaum disabilitas, menciptakan syarat bagi kaum disabilitas untuk menikmati kebijakan-kebijakan dari Negara; mempelajari dan mengatur sumber modal untuk kredit prioritas kepada kaum disabilitas dan badan usaha produksi dan bisnis yang menggunakan pekerja disabilitas.

Di sela-sela lokakarya tersebut, ada gerai-gerai yang memamerkan dan memperkenalkan produk dan jasa dari kaum disabilitas. Di sana, kaum disabilitas ikut serta dalam temu-temu pergaulan, bertukar pengalaman dan mendekati informasi tentang lapangan kerja, pendidikan kejuruan, jasa keuangan, perbankan, asuransi dan sebagainya.