![]() |
Kongkritnya, sampai tahun 2020, 100% akademi dan sekolah menengah melaksanakan rencana menggelarkan pekerjaan membantu kaum pelajar dan mahasiswa melakukan start-up, sampai tahun 2025, 70% akademi dan sekolah menengah mempunyai sedikit-dikitnya 5 ide kreatif start-up. Proyek ini mendapat bantuan dari sumber biaya yang sesuai. Obyek yang dapat ikut serta dalam proyek ini ialah para pelajar dan mahasiswa yang sedang belajar di berbagai akademi, sekoleh menengah, pusat pendidikan kejuruan dan pendidik permanen di seluruh negeri.
Nguyen Chi Truong, Kepala Direktorat urusan Pekerjaan di kalangan pelajar dan mahasiswa (Direktorat Jenderal Pendidikan Kejuruan) memberitahukan: “Solusinya ialah membentuk pusat-pusat bantuan kepada kaum pelajar dan mahasiswa melakukan start-up di akademi dan sekolah menengah. Aktivitas-aktivitas Pengurus Besar Liga Pemuda Komunis Ho Chi Minh, Federasi Wanita Vietnam, asosiasi wirausaha muda yang bisa dikonektivitaskan dengan obyek baru mencapai hasil-guna dan layak laksana. Selanjutnya ialah konektivitas dengan badan usaha. Hal ini sangat penting bagi kaum mahasiswa dan bagi sekolahan tentang start-up kreatif membangun mekanisme agar ide start-up mereka datang ke para investor dan badan usaha, berkaitan dengan pasar dan kebutuhan produksi”.

