Sumber informasi tersebut menegaskan bahwa peta dua data sangat sama. Sudut serang tersebut merupakan informasi penting dari penerbangan dan perlu dipertahakan keakuratan agar pesawat terbang tidak turun atau terhuyung-huyung. Reaksi komputer terhadap data-data salah tentang sudut serang merupakan titik berat dalam investigasi kecelakaan pesawat terbang Lion Air.

Sebelumnya, para pakar sudah menemukan kesamaan-kesamaan antara dua kecelakaan pesawat terbang Boeing 737 MAX dari Ethiopian Airlines pada tanggal 10/3 lalu sehingga menewaskan semua 157 orang dengan kecelakaan Boeing 737 MAX dari Lion Air yang menewaskan 189 orang pada 5 bulan lalu. Dua pesawat terbang tersebut juga jatuh selama beberapa menit setelah lepas landas dan pengumuman krisis dari pilot-nya.