(VOVworld) – Daftar yang terdiri dari 89 orang tersebut, diumumkan pada 28 Mei untuk membalas sanksi-sanksi Uni Eropa dan larangan bepergian terhadap kalangan pejabat Rusia karena Rusia menggabungkan semenanjung Krimea dan dituduh melakukan intervensi di Ukraina Timur.