(VOVworld) – Dalam kerangka Konferensi tahunan ke-47 Forum Ekonomi Dunia yang sedang berlangsung di Davos, Swiss, Kamis pagi (19 Januari) (menurut waktu lokal), Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc telah menghadiri sesi perbahasan dengan tema: “Masa depan produksi dari sudut strategi regional”.

Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc (tengah), berbicara dalam sesi perbahasan
dengan tema:“Masa depan produksi dari sudut strategi regional”
(Foto: vovworld.vn)
PM Nguyen Xuan Phuc juga menunjukkan orientasi lain ialah meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi pembaruan dan kreaktivitas: “Berfokus mengembangkan sumber daya manusia dan sains-teknologi, mengejar gelombang revolusi industri keempat, memperhebat penelitian dan penerapan sains-teknologi untuk menjadi tenaga pendorong bagi pertumbuhan yang berkesinambungan. Dengan kira-kira 60% penduduk dalam usia kerja, Vietnam sedang berada dalam periode bonus demografi pada sedikit-nya 20 tahun lagi. Oleh karena itu, Vietnam sedang memperhebat reformasi secara mendasar dan komprehensif melakukan pendidikan-pelatihan untuk membangun kekuatan pekerja yang berkualitas tinggi dengan satu masyarakat belajar sepanjang hayat. Sekarang ini, ada kira-kira 52% jumlah penduduk Vietnam yang menggunakan Internet, dan diprakirakan pada tahun 2020, akan ada kira-kira satu juta kerja di bidang teknologi informasi. Ini merupakan fundasi dan keunggulan yang teramat penting yang diusahakan oleh Grup-Grup teknologi tinggi seperti Fujitsu, Intel, Samsung, Siemens dan lain-lain untuk memperluas investasi di Vietnam”.
Di samping itu, orientasi Vietnam ialah memperhebat integrasi internasional untuk mendorong pembaruan yang kreatif di dalam negeri.
