Dalam sambutannya, PM Le Minh Hung meminta Akademi tersebut untuk melakukan terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penataran bagi para pejabat operasional dan strategis, serta pejabat senior Partai, Negara dan angkatan bersenjata. Peningkatan ini juga harus diselaraskan peningkatan kualitas penelitian ilmiah agar Akademi tersebut dapat menjadi pusat kajian dan rekomendasi strategis terkemuka di bidang militer dan pertahanan. PM Le Minh Hung menegaskan: “Akademi tidak hanya perlu menyempurnakan kurikulum dan materi pengajaran, tetapi juga harus memperjelas berbagai persoalan baru terkait pemikiran, tujuan, metode dan sumber daya untuk mempertahankan Tanah Air. Para peserta didik perlu dibekali pemikiran strategis, kemampuan, kompetensi dan ketangguhan untuk memenuhi tuntutan dalam situasi baru; sekaligus menjadikan Akademi sebagai pusat pemberian masukan strategis terkemuka di bidang militer dan pertahanan”.
PM Le Minh Hung juga meminta Akademi Pertahanan untuk melakukan penelitian dan membangun sistem teori serta model organisasi pertahanan seluruh rakyat yang modern. Langkah ini mencakup meningkatkan kualitas penataran pengetahuan pertahanan dan keamanan, serta mengintegrasikan persyaratan pertahanan dan keamanan ke dalam strategi pembangunan sosial-ekonomi. Akademi tersebut juga perlu diarahkan untuk berkembang menjadi akademi yang cerdas dan modern, dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam penelitian dan prakiraan strategis.
