Hal ini disampaikan di tengah konteks kedua pemimpin dijadwalkan untuk melakukan pertemuan langsung di Beijing pada pertengahan bulan ini.

Saat berbicara di Ruang Oval, Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa kedua belah pihak memiliki hubungan pribadi yang positif dan kerja sama ekonomi yang intensif dan ekstensif. Presiden Trump sekaligus menyatakan bahwa Presiden Xi Jinping adalah “orang luar biasa” dan menegaskan kedua belah pihak “sangat cocok”.

Salah satu isu penting yang diperkirakan akan dibahas adalah masalah Iran dan situasi di Selat Hormuz. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Tiongkok saat ini menerima sekitar 60 persen pasokan minyaknya melalui wilayah ini, oleh karena ketergantungan tersebut, Tiongkok memiliki kepentingan langsung dalam menjamin kebebasan navigasi.

Menurut rencana, kunjungan resmi Presiden Donald Trump ke Beijing akan berlangsung dari 14-15 Mei.