Meskipun dalam pengumuman kemenlu tersebut tidak menunjukkan alasan kunjungan-kunjungan tersebut, tetapi Presiden Indonesia, Joko Widodo pada pekan lalu telah mengimbau supaya menghentikan situasi instabilitas di Myanmar dan mendesak para pemimpin di kawasan Asia Tenggara mengadakan satu pertemuan tingkat tinggi untuk mencari solusi untuk melepaskan Myanmar lapasa dari krisis saat ini.
Brunei Darusalam tengah memegang jabatan sebagai Keua Bergilir Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN).
