Menteri Tran Tuan Anh (kanan) dan Dubes Yamada Takio (Foto: VNA) (Foto: Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam) |
Pada temu kerja ini, Menteri Tran Tuan Anh menegaskan bahwa setelah waktu 5 tahun menunggu dan menyelesaikan proses penilanan risiko ketika membuka pasar, Pemerintah, berbagai kementerian, instansi dan daerah serta petani lici Vietnam sangat menanti-nantikan ekspor buah lici ke Jepang pada tahun 2020.
Menteri Tran Tuan Anh menginginkan agar Duta Besar serta berbagai kementerian dan instansi Jepang yang bersangkutan mengeluarkan langkah-langkah yang luwes untuk mengumumkan basis-basis produksi dan ekspor buah lici segar Vietnam, menghapuskan rintangan terakhir dalam ekspor buah lici segar ke Jepang. Hal ini kala berhasil akan menjadi bukti yang hidup-hidup bagi hubungan kemitraan strategis Vietnam – Jepang.

