Menurut rencana, topik dampak dari peningkatan suku bunga Amerika Serikat terhadap arus modal kawasan Asia juga dibahas pada sidang ini. Jepang, negara yang bersama dengan Indonesia memimpin sidang ini, akan membahas ide memperkuat arus-arus penukaran mata uang yang sedang ada dan membolehkan para anggota memanfaatkan keuangan dalam situasi darurat seperti pandemi dan bencana alam.