![]() |
Ketika berbicara di depan kalangan pers di ibukota Nocosia, Republik Siprus, Menlu Lavrov menyatakan bahwa Pemerintah pimpinan Presiden Donald Trump telah memberlakukan satu perintah larangan untuk menggunakan laptop dari 7 negara Timur Tengah dan perintah larangan ini bersangkutan langsung dengan ancaman-ancaman teroris sebelumnya, oleh karena itu, isi perbahasan bukan rahasia. Demikian komentar-komentar pertama yang diajukan Menlu Rusia, Sergei Lavrov setelah pertemuan dengan Presiden Donald Trump pada pekan lalu. Presiden Rusia, Vladimir Putin, Rabu (17/5) menegaskan ada bukti agar Presiden Donald Trump tidak memberikan informasi rahasia kepada Menlu Lavrov dalam pertemuan ini.

