Panorama temu kerja tersebut (Foto: Kementerian Pembangunan Vietnam) |
Dalam pidato penutupan temu kerja ini, Deputi PM Trinh Dinh Dung menekankan bahwa selama bertahun-tahun ini, cabang produksi material bangunan telah mencapai banyak prestasi penting. Akan tetapi, cabang ini masih menghadapi banyak kesulitan dan tantangan, jadi tuntutan utama pada waktu mendatang ialah memenuhi kebutuhan tentang material bangunan dalam negeri, dari situ memberikan sumbangan pada perkembangan instansi pembangunan dan menciptakan banyak lapangan kerja baru, proyek bangunan baru, mengubah perkotaan serta pedesaan, memberikan sumbangan penting bagi perkembangan sosial-ekonomi. Di samping itu, kebutuhan material bangunan di dunia juga akan semakin tinggi, oleh karena itu mengembangkan material bangunan di dalam negeri juga menuju ke ekspor.
Untuk bisa melaksanakan semua target tersebut, pertama-tama harus menyusun satu strategi pengembangan bahan bangunan pada peroode baru (periode sampai tahun 2030, visi sampai tahun 2050) terkait dengan usaha menerapkan teknologi mutakhir, menghemat sumber daya alam, harus mengurangi konsumsi energi dan melepaskan limbah karbon secara rendah, beradaptasi dengan perubahan iklim dan melindungi lingkungan.

