Rafah merupakan gerbang pintu satu-satunya Jalur Gaza ke dunia luar tanpa dikontrol Israel. Pada 23 Agustus Mesir telah mengumumkan menutup koridor ini tanpa alasan. Keputusan penutupan koridor Rafah dikeluarkan setelah warga di Jalur Gaza melakukan demonstrasi di sepanjang garis perbatasan dengan Israel. Demonstrasi kemudian telah berubah menjadi kerusuhan, mengakibatkan 1 orang Palestina tewas dan puluhan orang lain terluka.
