PM Mesir, Sherif Ismail (Foto: EPA/VNA)

Ketika berbicara di depan Parlemen, Perdana Menteri (PM) Mesir, Sherif Ismail menyatakan bahwa Pemerintah akan tidak menggunakan langkah-langkah khusus kecuali kalau perlu untuk menghadapi teroris. Pada bulan April lalu, Presiden Mesir, Abdel Fattah El Sisi telah mengumumkan situasi daurat di seluruh negeri selama 3 bulan setelah terjadi serangan-serangan teror terhadap 2 Gereja Kristen di Tanta dan Alexandria yang menewaskan 47 orang dan melukai 100 orang lain. IS telah melaksanakan serangan-serangan bom ini.