(VOVworld) - NATO telah sepakat memperluas aktivitas di Laut Tengah untuk membantu Uni Eropa mencegah kapal-kapal perdagangan manusia.

Aarus migran yang membanjiri Eropa (Ilustrasi)
(Foto: ANSA/Kantor Berita Vietnam)
Ketika berbicara kepada kalangan pers setelah pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) NATO pada Kamis (19/5) di Brussels, Menlu Amerika Serikat, John Kerry berharap agar missi NATO di Laut Tengah akan turut membantu Uni Eropa dalam kampanye dengan nama: “Sophia” untuk mencegah arus migran ilegal ke Eropa dengan jalan laut. Missi “Sophia” beraktivitas di kawasan laut internasional, yang jaraknya jauh dari pantai untuk menangkap para pedagang manusia di Laut Tengah.

Aarus migran yang membanjiri Eropa (Ilustrasi)
(Foto: ANSA/Kantor Berita Vietnam)
Ketika berbicara kepada kalangan pers setelah pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) NATO pada Kamis (19/5) di Brussels, Menlu Amerika Serikat, John Kerry berharap agar missi NATO di Laut Tengah akan turut membantu Uni Eropa dalam kampanye dengan nama: “Sophia” untuk mencegah arus migran ilegal ke Eropa dengan jalan laut. Missi “Sophia” beraktivitas di kawasan laut internasional, yang jaraknya jauh dari pantai untuk menangkap para pedagang manusia di Laut Tengah.
