(VOVworld) - NATO akan terus memperkuat keberadaan militer-nya di Eropa Timur. Ketika berbicara di depan jumpa pers setelah hari kerja pertama dari Konferensi Menteri Pertahanan NATO yang berlangsung pada Rabu (24 Juni), di Brussels (ibukota Belgia), Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Jens Stoltenberg memberitahukan: NATO sepakat meningkatkan hak Markas Komando Tertinggi Angkatan Bersenjata Koalisi Eropa untuk meningkatkan kemampuan menggelarkan secara luwes pasukan reaksi dari pasukan koalisi kalau timbul bentrokan.



P:rajurit dan kendaraan militer Amerika Serikat ikut serta pada
latihan perang di Eropa
(Foto: CNN/vnexpress.net)

Para Menteri NATO juga memutuskan akan meningkatkan jumlah pasukan dari pasukan reaksi menjadi 40 000 orang terbanding dengan 13 000 orang yang sekarang. Menurut Sekjen Jens Stoltenberg, NATO juga mengesahkan keputusan siap membalas pernyataan Rusia tentang nuklir dan tantangan-tantangan sekarang dari sebelah Timur. Selain itu dia menyatakan: NATO tidak mengusahakan konfrontasi dan perlombaan persenjataan dengan Rusia, tapi persekutuan militer ini bertanggung jawab tentang keamanan dari negara-negara anggota. NATO akan memberikan balasan terhadap semua aksi Rusia di sebelah Timur./.