Menlu negara-negara Arab dalam jumpa pers bersama pada tanggal 5/7, di Mesir (Foto: Kantor Berita Vietnam)

Ketika berbicara di depan jumpa pers bersama di New York, Amerika Serikat (AS), para diplomat dari 4 negara tersebut menegaskan bahwa daftar tuntutan-tuntutan yang menjadi perantara harus menjamin 4 faktor yang meliputi “perlunya menaati perang antiterorisme dan antiekstrimisme, menghapuskan penghasutan, menyerukan toleransi terhadap kekerasan, melaksanakan perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani pada tahun 2013 dan tahun 2014 dalam kerangka Dewan Kerjasama negara-negara Arab Teluk serta hasil Konferensi Tingkat Tinggi Arab-AS di Riyadh pada bulan 5/2017”.

Selain itu, tuntutan-tuntutan yang ke-5 dan ke-6 bersangkutan dengan “menolak melakukan intervensi terhadap urusan internal dan membantu faksi-faksi illegal” serta “prinsip tanggung jawab dari komunitas internasional dalam perang antiterorisme dan ekstrimisme”. Para diplomat dari 4 negara Arab menyatakan bahwa Doha telah tidak melaksanakan langkah serius apa pun untuk memenuhi tuntutan-tuntutan pada permulaan yang pernah dikeluarkan pada bulan Juni lalu.