Pada KTT ini, para utusan membahas banyak masalah seperti bagaimana menjamin keamanan bahan nuklir dari dicuri atau dirusak dalam proses pengangkutan, menggunakan ilmu forensik nuklir untuk membantu melakukan investigasi kriminalitas serta secara darurat menghadapi situasi terjadinya kasus yang bersangkutan dengan keamanan nuklir.
Para Menlu juga mengesahkan satu pernyataan bersama, di antaranya menekankan perlu memperkuat keamanan nuklir global untuk melawan ancaman teror dan nuklir serta perilaku-perilaku sabotase yang lain. Negara-Negara anggota IAEA juga menegaskan kembali bahwa target-target tidak melakukan proliferasi nuklir, melakukan perlucutan nuklir dan menggunakan energi nuklir secara damai, bersamaan itu mengakui bahwa keamanan nuklir memberikan sumbangan positif pada perdamaian dan keamanan internasional.
