Hussein Al-Sheikh, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), menganggap bahwa kunjungan Ben-Gvir di Masjid Al-Aqsa selaku Menteri Keamanan Israel merupakan “tantangan terang-terangan”. Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, menyebut kunjungan ini sebagai intrik Israel untuk mengubah Masjid Al-Aqsa “menjadi masjid milik orang Yahudi”.Sementara itu, Gerakan Jihad Islam di Gaza memperingatkan bahwa masuknya Ben Gvir ke dalam kompleks masjid akan "membuka pintu bagi pemberontakan terbuka".
Dalam pernyataan yang diumumkan pada Selasa (3 Januari), Kementerian Luar Negeri Yordania, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah memprotes kunjungan Ben Gvir di Masjid Al-Aqsa.
Terkait masalah ini, pada hari yang sama, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu berkomitmen “dengan serius mempertahankan status quo” di kompleks Masjid Al-Aqsa.
