Menurut permufakatan ini, dalam waktu lima tahun mendatang, dua pihak akan melakukan koordinasi untuk bekerja melalui kegiatan-kegiatan mengembangkan dan mengelola sumber daya air dan semua sumber daya yang bersangkutan untuk bersama-sama mendorong perkembangan sosial-ekonomi yang berkelanjutan dari negara-negara di daerah sungai Mekong.
Segera setelah permufakatan tersebut ditandatangani, dua pihak sepakat melakukan penelitian bersama tentang situasi kekeringan dan arus air yang rendah pada tahun 2019 baik di hilir maupun di udik daerah sungai Mekong. Menurut itu, rencana ini akan mulai dilaksanakan dari bulan Januari dan direncanakan akan selesai pada bulan September tahun 2020.
