Harga minyak turun hampir 15 USD dalam waktu hampir 1 bulan setelah mencapai puncaknya pada bulan Oktober lalu, tarap paling tinggi dalam waktu dua setengah tahun ini dengan harga minyak lebih dari 85 USD per barel. Sebab-nya ialah Amerika Serikat membebaskan penerapan pelarangan impor minyak tambang Iran terhadap 8 perekonomian yang sudah diimpor sampai lebih dari 80% jumlah minyak tambang Iran yang terdiri dari Tiongkok, India, Turki, Jepang, Republik Korea, Italia, Yunani dan Taiwan (Tiongkok). Sebab yang lain ialah sumber pemasokan yang berlebihan dari negara-negara produsen minyak besar di dunia.