(VOVworld) – Para pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang memberitahukan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) negara ini dan Menlu Perancis, Kamis (18/2), sepakat bekerjasama untuk menuju ke pengesahan satu resolusi baru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mengenakan sanksi terhadap Republik Demokrasi Rakyat (RDR) Korea setelah percobaan nuklir dan peluncuran misil yang dilakukan Pyong Yang baru-baru ini.

Kepingan dari misil peluncur satelit milik RDR Korea
(Foto: AFP/Kantor Berita Vietnam)
Dalam pembicaraan telepon, Menlu Jepang, Fumio Kishida juga meminta kepada timpalannya dari Perancis, Jean-Marc Ayrault supaya mendukung Jepang mengadakan Konferensi Menlu kelompok 7 negara industri papan atas di dunia (G-7), di kota Hiroshima, 4/2016. Pada fihaknya, Menlu Jean-Marc Ayrault menegaskan bahwa Perancis berharap supaya mendorong hubungan dengan Jepang.
Juga pada hari yang sama, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama telah menandatangani dan mengesahkan rancangan undang-undang tentang penguatan sanksi terhadap RDR Korea setelah negara ini melakukan beberapa percobaan nuklir dan peluncuran misil balistik jarak jauh yang membawa satelit, sehingga mencemaskan komunitas internasional.

Kepingan dari misil peluncur satelit milik RDR Korea
(Foto: AFP/Kantor Berita Vietnam)
Juga pada hari yang sama, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama telah menandatangani dan mengesahkan rancangan undang-undang tentang penguatan sanksi terhadap RDR Korea setelah negara ini melakukan beberapa percobaan nuklir dan peluncuran misil balistik jarak jauh yang membawa satelit, sehingga mencemaskan komunitas internasional.
