Pada hari yang sama, Badan Penerbangan Sipil Nasional Niger (NACA) mengumumkan bahwa aktivitas di Bandara Internasional Diori Hamani di Niamey tetap berlangsung normal setelah insiden pemberontakan yang terjadi pada malam 28 Agustus hingga pagi 29 Agustus.
Kementerian Pertahanan Niger dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa pihaknya berhasil menggagalkan upaya kudeta yang melibatkan sekelompok tentara di Pangkalan Udara 101, yang terletak dekat Bandara Internasional Diori Hamani. Setelah beberapa jam terjadi pertempuran sengit di sekitar sejumlah lokasi paling strategis di Niamey, pemerintahan militer Niger secara bertahap berhasil kembali menguasai situasi. Sekelompok tentara tersebut melanggar disiplin militer dengan berupaya menangkap sejumlah rekan mereka di pangkalan dan melepaskan tembakan untuk menyerang beberapa lokasi di ibu kota Niamey. Respons cepat pasukan pertahanan dan keamanan Niger berhasil menggagalkan upaya kudeta tersebut dan secara bertahap memulihkan kendali atas sejumlah lokasi terkait.
