Para mahasiswa putri Nigeria di Abuja setelah dibebaskan dari Boko Haram pada tanggal (Foto: AFP/VNA))

Menteri Informasi dan Kebudayaan Nigeria, Lai Mohammed membenarkan informasi tersebut setelah pertemuan dengan orang tua-nya, badan keamanan dan wakil dari Pemerintahan daerah untuk membahas penculikan yang terjadi pada malam tanggal 19/2 lalu.Tentara Nigeria sedang memperkuat pencarian para mahasiswa wanita yang hilang.

Sebelumnya, pada malam tanggal 19/2, banyak mahasiswa putri telah meninggalkan Sekolah internat dalam situasi panik ketika para militan yang diperlengkapi senjata berat menyerang Kotamadya ini. Pada permulaannya, pasukan fungsional menyatakan bahwa tidak ada mahawiswa yang diculik. Pada Jumat (23 Februari), Presiden Muhammadu Buhari telah bermaaf kepada keluaga para mahasiswa wanita, menganggap ini sebagai bencana nasional. Dia berkomitmen akan membebaskan para mahawiswa wanita, bersamaan itu mengeluarkan perintah menggelarkan lagi serdadu dan pesawat pengawas untuk melakukan pencarian.