Piala Dunia 2026 bisa menyumbang sekitar 41 miliar dolar AS pada PDB global, menurut laporan yang dirilis OpenEconomics (OE), sebuah organisasi riset independen, yang dimuat di situs web FIFA. Laporan tersebut memberitahukan bahwa turnamen tersebut akan menciptakan sekitar 824.000 lapangan kerja dan menghasilkan pendapatan pajak langsung maupun tidak langsung sebesar lebih dari 9,4 miliar dolar AS untuk anggaran tiga negara tuan rumah.
Namun, sejumlah pakar menganggap bahwa proyeksi tersebut terlalu optimistis. Victor Matheson, Profesor ekonomi olahraga di Universitas Holy Cross, berpendapat bahwa meskipun Piala Dunia menarik banyak penonton dan wisatawan internasional, sebagian besar uang yang dikeluarkan warga AS untuk menonton sepak bola hanya merupakan pengalihan belanja dari bentuk hiburan lainnya.
Senada dengan pandangan tersebut, Felipe Tobar, Professor Muda di Fakultas Manajemen Taman, Rekreasi, dan Pariwisata dari Universitas Clemson (AS), menilai bahwa hal penting adalah negara-negara tuan rumah Piala Dunia perlu mengembangkan dorongan pariwisata dari Piala Dunia dalam jangka panjang, khususnya bagi AS, yang baru saja mencatat penurunan 6% jumlah wisatawan internasional.
