Keputusan tersebut dikeluarkan setelah negara-negara produsen minyak bumi menyeimbangkan prediksi tentang kemungkinan pulihnya jumlah permintaan minyak bumi pada latar belakang sumber suplai minyak bumi Iran meningkat setelah kemajuan-kemajuan yang dicapai dalam perundingan-perundingan nuklir.

Direktur Jenderal OPEC (Kelompok negara pengexpor minyak bumi), Mohammad Barkindo menyatakan bahwa peningkatan sumber suplai dari Iran akan tidak menimbulkan masalah besar. Sementara itu, Menteri Energi Arab Saudi, Adbulaziz bin Salman memprediksi bahwa permintaan minyak bumi sedang mengalami pemulihan baik di Amerika Serikat maupun di Tiongkok.

Para pakar OPEC+ memprediksi bahwa permintaan minyak bumi tahun 2021 akan mencapai 6 juta barel perhari pada latar belakang dunia mengalami pemulihan pasca wabah Covid-19.