Keputusan ini sejalan dengan perkiraan bahwa aliansi tersebut tidak akan menyesuaikan kebijakan hasil produksinya hingga tahun depan.
Saat ini, OPEC+ masih mempertahankan satu tahap pengurangan hasil produksi lainnya, dengan volume sekitar 2 juta barel per hari, yang diterapkan terhadap sebagian besar negara anggota hingga akhir tahun 2026. Menurut sejumlah sumber berita, OPEC+ perlu menyelesaikan peninjauan kapasitas produksi negara-negara anggotanya pada kuartal IV tahun 2026 sebelum menetapkan tingkat produksi dasar untuk tahun 2027. Hasil peninjauan tersebut akan menjadi dasar untuk mengalokasikan kuota produksi pada masa mendatang, sekaligus menguraikan rencana pencabutan secara bertahap atas langkah-langkah pengurangan hasil produksi yangtersisa.
Sesuai rencana, seluruh 21 negara anggota akan mengadakan sidang pada 29 November mendatang, waktu dimana para analis percaya bahwa kelompok tersebut akan menetapkan kuota produksi untuk tahun 2027.
