
Presiden AS, Barack Obama berbicara di depan jumpa pers di Washington DC, pada 6 Mei\
(Foto: EPA/Kantor Berita Vietnam.
Wakil Profesor Admund Malesky, dari Falkultas Ekonomi Politik Universitas Duke (AS) beranggapan bahwa kunjungan Presiden AS, Barack Obama ke Vietnam akan merupakan kunjungan bersejarah karena dari perbedaan-perbedaan masa dulu, dua negara sekarang sedang mempunyai hubungan bilateral yang berkembang kuat. Kunjungan ini mungkin akan merupakan kesempatan bagi dua negara untuk mendorong temu pergaulan pada masa depan dan membina hubungan di banyak bidang dari perdagangan, pendidikan sampai kerjasama energi.
Sementara itu, mantan Kolonel CIA, Andre Sauvageot, Direktor Perkembangan Bisnis Vietnam-AS dari Grup Konsultasi Maventus mengatakan bahwa AS sebaiknya menghapuskan sepenuhnya perintah embargo terhadap senjata pembunuh kepada Vietnam, bersamaan itu berharap agar Pemerintah AS akan memberikan sumbangan kepada modernisasi tentara Vietnam.
