
Panorama perundingan tentang masalah nuklir Iran antara Iran dan P5+1
(Foto: AFP/Kantor Berita Vietnam)
Segera setelah Iran dan P5+1 mencapai permufakatan tentang masalah nuklir, banyak pendapat memberikan apresiasi terhadap permufakatan yang pada pokoknya berfokus pada aspek ekonomi. Menlu Perancis, Laurent Fabius percaya bahwa permufakatan ini akan mencapai hasil-guna yang mantap dalam masa sedikitnya 10 tahun mendatang. Menlu Rusia, Sergei Lavrov menyatakan: Rusia akan ikut serta pada semua tahap menggelarkan permufakatan dan siapo memindahkan volume uranium pengayanan rendah Iran ke wilayah Iran sebagai pengganti uranium alami. Menteri Energi Turki, Taner Yildiz mengatakan bahwa permufakatan tentang penghapusan sanksi-sanksi sebagai pengganti pembatasan program nuklir Iran akan menerobos arus investasi pada negara Islam ini. Penasehat Keamanan Pakistan juga menyambut permufakatan yang telah dicapai oleh Iran dan P5+1 dan berharap supaya permufakatan ini menyala lampu hijau bagi proyek membangun pipa gas bakar dari Iran sampai Pakistan yang mendapatkan perintah larangan dari Washington
