![]() |
Dalam komunike-nya, pada Selasa (12/9), Kementerian Luar Negeri Republik Korea menunjukkan bahwa Pemerintah negara ini menyambut resolusi DK PBB, melalui itu menegaskan kembali tekat kuat komunits internasional dan menekankan akan memperkuat lebih lanjut lagi koordinasi dengan komunitas internasional guna menjamin bahwa semua resolusi DK PBB dilaksanakan secara lengkap.
Sebelumnya, Senin (11/9), Duta Besar Rusia di PBB, Vasily Nebenzia menekankan bahwa Moskwa tidak mengakui peranan negara adi kuasa nuklir Pyong Yang, bersamaan itu, mendukung denuklirisasi semenanjung Korea.
Kementerian Luar Negeri Peru, pada Senin (11/9), menyatakan bahwa negara ini akan mengusir Duta Besar RDRK di Peru, Kim Hak Chol untuk memprotes Pyong Yang yang secara berturut-turut melanggar semua resolusi DK PBB dan menolak penghentian program nuklir.

