
Anggota OSCE mengawasi tindakan-tindakan penarikan dari pasukan
separatis di Ukraian Timur
(Foto: AFP/vietnamplus.vn
Pada pihaknya, Negara yang menamakan diri “Republik Rakyat Donetsk” (DPR) memberitahukan: pada Rabu malam (19 Agustus), tentara Ukraina telah 22 kali melanggar gencatan senjata. Menurut DPR, situasi di kawasan ini telah menjadi berbahaya ketika tentara Ukraina terus melepaskan tembakan terhadap tempat-tempat pemukiman penduduk. Selain itu, DPR juga menuduh tentara Ukraina telah melepaskan peluru, peluru tank, dan bermacam –macam jenis peluru terhadap Donetsk. Sementara itu, wakil Negara yang menamakan diri “Republik Rakyat Lugansk” (LPR) juga memberitahukan: Tentara Ukraina sedang memperkuat senjata dan unit-unit tentara di dekat desa-desa Debalsevo dan Gorlovka. Hal ini menunjukkan: Kiev sedang mempersiapkan serangan terhadap Lugansk dan Donetsk.
