Tujuan umum strategi tersebut adalah mendorong integrasi internasional di bidang kebudayaan secara proaktif dan aktif guna mempromosikan nilai-nilai budaya Vietnam secara luas kepada dunia, sekaligus menerima intisari budaya dunia untuk membangun kebudayaan Vietnam yang maju, kental dengan identitas nasional, serta menjadikannya sebagai kekuatan lunak yang mendorong pembangunan nasional secara cepat dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan posisi, reputasi, dan pengaruh Vietnam di kancah internasional.

Untuk periode 2026–2030, target yang ditetapkan adalah memperluas dan meningkatkan efektivitas kerja sama internasional di bidang kebudayaan dengan berbagai negara, wilayah, organisasi, lembaga kebudayaan, serta perusahaan dan industri budaya di kawasan maupun dunia. Vietnam juga ditargetkan untuk meraih sedikitnya lima penghargaan internasional bergengsi di bidang kebudayaan dan seni; memperoleh sedikitnya lima pengakuan baru berupa warisan atau gelar yang diberikan oleh organisasi internasional (UNESCO maupun organisasi internasional terkait lainnya); serta membangun sedikitnya sepuluh destinasi wisata budaya dan warisan yang menjadi merek nasional dengan daya saing di tingkat global.

Dalam visi hingga tahun 2045, Vietnam ditargetkan menjadi salah satu pusat kebudayaan dan kreativitas terkemuka di kawasan. Vietnam juga ditargetkan untuk meraih sedikitnya 15 penghargaan internasional bergengsi di bidang kebudayaan, seni, dan industri budaya; mendirikan sedikitnya lima Pusat Kebudayaan Vietnam tambahan di luar negeri, terutama di negara-negara mitra strategis komprehensif; serta berupaya masuk ke dalam tiga besar ASEAN dan 30 besar dunia pada Indeks Kekuatan Lunak (Global Soft Power Index).