Dalam komunike pers-nya Badan Diplomatik PA telah mengutuk “tindakan militer provokatif dari Israel terhadap warga di Jalur Gaza dan menimbulkan kerugian yang besar”. Pernyataan tersebut menekankan bahwa tindakan ini memanifestasikan pandangan rasdiskriminasi Amerika Serikat dan Isreal terhadap warga Palestina di wilayah-wilayah Palestina yang sedang diduduki.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan sebelumnya, PA juga berseru kepada PBB supaya bertindak untuk mencegah serangan-serangan udara yang dilakukan oleh Isreal terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, bersamaan itu menyatakan kekhawatiran tentang aktivitas ekskalasi Israel. Presiden Palestina, Mahmoud Abbas juga menolak apa yang disebut sebagai “Permufakatan abad” – satu rencana damai yang direkomendasi oleh AS. Dia menegaskan bahwa permufakatan ini tidak meliputi solusi dua Negara yang diinginkan oleh Palestina sudah sejak lama.