Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (Foto: Xinhua / VNA)

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa (10/9), PM Benjamin Netanyahu berkomitmen akan menggabungkan Lembah Jordan dan kawasan di bagian utara dari Laut Mati ke dalam wilayah Israel kalau dia terpilih kembali menjadi PM dalam pemilihan pada 17/9 ini. Pernyataan ini telah menimbulkan gelombang protes yang kuat dari Palestina serta opini umum internasional.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas telah mengirim sepucuk surat kepada komunitas internasional yang mendesak kepada komunitas internasional supaya mengutuk “sikap yang tidak menghormati hukum” dari Israel dan bertindak untuk mencegah pelaksanaan komitmen PM Benjamin Netanyahu tersebut.