Ilustri (Foto: urdupoint.com)

Kalangan otoritas Palestina, pada Selasa (14/8), telah memberitahukan bahwa ada paket-paket yang dikirimkan dari tahun 2010 dan disampaikan kepada Palestina setelah satu permufakatan antara dua fihak. Jumlah paket yang baru dikembalikan ini terdiri dari surat, obat dan bahkan kursi beroda bagi penyandang disabilitas. Kalangan otoritas Israel membenarkan jumlah paket tersebut telah dikirimkan ke Palestina dan dua fihak sedang berbahas tentang permufakatan tersebut. Tetapi, Israel menolak memberikan informasi yang terinci tentang permufakatan tersebut. Sementara itu, Menteri Komunikasi Palestina, Allam Mousa mencela Tel Aviv mencegah paket-paket yang dikirimkan ke Palestina dan menunda penggelaran satu permufakatan antara dua fihak tentang jasa perposan.