(VOVworld) – Tahun 2016 adalah tahun ke-2 terus-menerus dimana pangsa pasar tekstil dan produk tekstil Vietnam di pasar Amerika Serikat (AS) terus meningkat, melampaui negara-negara Amerika Tengah.

Ibu Karin de Lenon, Direktur Eksekutif Cecate (Dewan lobi tentang tekstil dan produk tekstil Amerika Tengah) menilai bahwa dengan menjadi anggota Perjanjian Kemitraan Trans Pasifik (TPP), Vietnam akan semakin mendapat sokongan, “banyak pesanan dan investasi akan berpindah ke Vietnam”. Dia menunjukkan bahwa ketika menjalankan TPP, Vietnam akan harus menaati ketentuan tentang asal-usul bahan mentah dan satu peta jalan pengurangan tarif yang memakan waktu selama satu dekade, akan tetapi, Vietnam juga dapat menikmati Program tunjangan impor (IPA) dari AS dan semua ketentuan yang lebih luwes tentang pamasokan semua barang yang langka dimana negara-negara Amerika Tengah tidak mendapat prioritas serupa. Selain itu, Vietnam juga dianggap akan mendapat paling banyak keuntungan dari TPP ketika bisa mendekati banyak pasar besar tanpa tarif.
