![]() |
Dalam pernyatan Ketua Bergilir APEC, Perdana Menteri (PM) Papua Nugini, Peter O’Neill mengatakan bahwa perekonomian-perekonomian anggota telah tidak sepakat tentang isi-isi yang bersangkutan dengan reformasi WTO dan proteksionisme dagang. Menurut dia, pandangan-pandangan “lain” tentang perdagangan bebas dan ketentuan-ketentuan WTO untuk pertama kalinya dalam sejarah telah mencegah perekonomian-perekonomian anggota sepakat mengeluarkan satu pernyataan bersama.
Pemimpin perekonomian-perekonomian anggota APEC telah tidak bisa mengeluarkan pernyataan bersama di KTT ini pada latar dua negara adi kuasa ekonomi papan atas di dunia yaitu Amerika Serikat dan Tiongkok mengalami perpecahan yang mendalam tentang masalah perdagangan dan investasi.

