Vietnam, salah satu di antara 5 negara yang sedang mendapat gagasan investasi asing dari AS, biasanya dikenal sebagai program EB-5, sedang menggunakan secara cepat peluang-nya ketika jumlah investasi Tiongkok menurut program ini sedang turun. Program tersebut membolehkan para investor asing melakukan investasi di bidang properti atau melakukan investasi di bidang-bidang yang menciptakan lapangan kerja di AS untuk menerima kartu hijau.

Sekarang, kira-kira 20% jumlah modal investasi di bidang properti di AS menurut program EB-5 berasal dari Vietnam, hanya setelah India (25 %) dan Tiongkok (30%).

Jumlah visa yang diberikan kepada orang Vietnam karena melakukan investasi menurut program EB-5 ialah 693 pada tahun fiskal 2018, meningkatkan lebih banyak terbanding dengan angka 471 pada tahun 2017. Hanya pada 4 tahun lalu, orang Vietnam hanya menduduki 1 % jumlah visa yang diberikan bagi program EB-5, sama dengan 121 visa.