Sebelumnya, dari 23-24/5, para pemilih Inggris, Belanda, Irlandia dan Republik Czech telah melaksanakan hak warga negara-nya.
Jajak-jajak pendapat yang dilakukan menjelang pemilihan tersebut juga menunjukkan bahwa faksi populis dan sayap- kanan yang memprotes migran bisa mencapai jumlah suara dukungan yang besar. Namun, menurut hasil survei yang dilaksanakan di keluar kamar pemungutan suara di Belanda pada tanggal 23/5 lalu menunjukkan bahwa sayap-kiri pendukung Uni Eropa telah mencapai sukses yang luar bisa dan merebut kursi yang paling banyak dalam pemilian ini. Faksi pendukung Uni Eropa juga menerima sinyal yang sangat menggembirakan dari pemungutan suara di Irlandia.
Sedangkan di Inggris, Partai Brexit yang baru saja dibentuk pada tahun ini dengan pimpinan legislator Eropa, Nigel Farage dengan pikiran koum skeptis Eropa diprakirakan akan mencapai kemenangan yang meyakinkan dalam pemilihan tahun ini.
