Para pemimpin senior Republik Demokratik Rakyat Laos menekankan bahwa pencapaian Vietnam merupakan pengalaman berharga dan sumber dorongan besar bagi upaya Laos dalam melindungi, membangun, dan mengembangkan tanah air. Meskipun situasi regional dan internasional mengalami perkembangan yang kompleks, Laos bertekad untuk terus bekerja sama erat guna melindungi dan memupuk hubungan dengan Vietnam.
Sementara itu, para pemimpin senior Tiongkok menegaskan bahwa Vietnam merupakan salah satu arah prioritas dalam kebijakan diplomasi bertetangga. Tiongkok siap bersama dengan Vietnam untuk terus mengembangkan persahabatan tradisional, memperkuat solidaritas dan kerja sama, serta mendorong hubungan bilateral yang semakin substansial dan mendalam.
Para pemimpin Kamboja menekankan bahwa Kamboja selalu menghargai hubungan “tetangga baik, persahabatan tradisional, kerja sama komprehensif, berkelanjutan dan berjangka panjang” dengan Vietnam.
Para pemimpin Rusia menyatakan bahwa hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif antara Vietnam dan Rusia sedang berkembang secara positif. Dengan semangat persahabatan dan saling menghormati, kedua negara akan terus mendorong berbagai inisiatif dan isi kerja sama bilateral, sekaligus berkoordinasi erat dalam isu-isu regional dan internasional, demi kepentingan rakyat kedua negara.
Dalam telegram ucapan selamatnya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memuji kemerdekaan Vietnam sebagai bukti kekuatan dan ketangguhan rakyat Vietnam, sekaligus warisan yang menginspirasi persahabatan antara kedua negara. Presiden Donald Trump menegaskan bahwa AS menghargai hubungan dengan Vietnam, serta komitmen bersama kedua negara terhadap perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam kesempatan ini, para pemimpin Vietnam juga menerima telegram ucapan selamat dari para pemimpin Republik Demokratik Rakyat Korea, Mongolia, Kaisar Jepang Naruhito, Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, serta Raja Inggris Charles III.
