Kekhawatiran-kekhawarian tentang peluang bagi Ursula von der Leyen tidak menerima banyak dukungan yang cukup dari Parlemen Eropa sehingga menimbulkan hoaks bahwa pemungutan suara ini bisa ditunda.

Pada tanggal 2/7 malam, pimpinan 28 negara Uni Eropa telah mencapai kesepakatan tentang daftar nominasi utama bagi blok ini untuk masa bakti baru, di antaranya, Ibu Ursula von der Leyen dinominasikan menjadi Presiden Komisi Eropa. Namun, dia harus mencapai mayoritas suara mutlak di Parleman Eropa dengan sedikitnya 374 jumlah suara untuk bisa mengganti Jean-Claude Juncker pada posisi Presiden Komisi Eropa pada tanggal 16/7 ini.