(VOVworld) – Parlemen dan Pemerintah hari depan di Ukraina perlu menghormati hak etnis-etnis minoritas di negara ini, diantaranya ada masalah bahasa. Demikianlah isi rancangan resolusi yang dipelajari di Parlemen Eropa (EP) pada Kamis, (27 Februari).

Dalam pada itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Rabu, (26 Februari memberitahukan bahwa Moskwa akan mengajukan reaksi keras dan tidak memberikan konsesi terhadap semua pelanggaran hak komunitas orang Rusia yang dilakukan oleh pihak negara-negara asing.
Dalam satu perkembangan lain, Kementerian Kesehatan negara otonomi Crimea dari Ukraina pada Rabu, (26 Februari) memberitahukan bahwa telah ada 30 orang yang telah harus masuk rumah sakit karena cedera dalam bentrokan-bentrokan antara para demonstran pendukung dan penentang Pemerintah baru di Kiev.
Semua bentrokan ini terjadi di dekat Gedung Parlemen Crimea, tempat yang sedang berlangsung dua demonstrasi dari para penyokong dan pendukung Pemerintah baru.
Yang bersangkutan dengan bantuan keuangan kepada Ukraina, pada Rabu, (26 Februari), Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat, John Kerry memberitahukan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan pemberian kredit senilai USD 1 miliar untuk membantu keruntuhan ekonomi di Ukraina, akan tetapi, Ukraina harus melaksanakan program reformasi ekeonomi, memberantas korupsi, melakukan pemilihan-pemilihan yang bebas dan adil. Dalam pada itu, negara-negara Eropa menunjukkan tidak ingin menderita beban keuangan Ukraina./.
