(VOVworld) – Pemilihan umum ke-8 Parlemen Eropa (EP) telah berlangsung di 28 negara anggota Uni Eropa (EU) dari tanggal 22 sampai tanggal 25 Mei.

Ketua Komisi Eropa (EC), Jose Manuel Barroso menyatakan bahwa dengan kemungkinan dimana EPP dan partai-partai sosialis bisa mencapai kira-kira 400 kursi untuk mempertahankan persekutuan mayoritas dalam EP, pemilih EU telah terus menunjukkan “kebulatan pendapat pokok” terhadap semua tantangan yang dihadapi blok ini, bersamaan itu, menegaskan peranan yang tidak bisa kurang dari blok dalam menetapkan ketertiban dunia dan membela semua nilai EU. Akan tetapi, para analis menyatakan bahwa hasil pemilihan umum ini telah mencerminkan perpecahan dalam internal Eropa. Kemenangan yang dicapai oleh partai-partai ekstrim kanan dan partai-partai menurut kecenderungan skeptis EU di beberapa negara telah mengajukan banyak tantangan terhadap persekutuan yang berkuasa di negara-negara ini, sekaligus memperkuat reformasi di EU untuk menjamin persatuan internal dan memberikan kepentingan kepada rakyat Eropa, terutama dalam memilih Komisi Eropa pada waktu mendatang./.
